Krembung,lazisnukrembung.co.id - Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Krembung menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pada Senin pagi (16/02/2026) di Aula Kantor Kecamatan Krembung. Kegiatan ini mengusung tema strategis: “Transisi LAZISNU ke Manager Area.”
Semangat di Tengah Guyuran Hujan
Meski wilayah Krembung diguyur hujan sejak pagi, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para pejuang kemanusiaan NU. Tingkat kehadiran peserta mencapai sekitar 70 persen dari total 19 ranting se-Kecamatan Krembung.
Peserta yang hadir terdiri dari Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah Ranting NU se-MWCNU Krembung, serta Ketua, Sekretaris, dan Bendahara UPZIS (Unit Pengelola Zakat, Infaq, dan Shodaqoh) se-Kecamatan Krembung.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua MWCNU Krembung, H. Suyanto. Dalam arahannya, ia mengapresiasi komitmen para pengurus yang tetap hadir meski terkendala cuaca.
“Kami sangat berharap ke depan LAZISNU Krembung mulai dari tingkat ranting mampu melaksanakan program dengan baik dengan prinsip mandiri, profesional, dan khidmah kemanusiaan,” jelas Abah Yanto, sapaan akrabnya.
Materi Teknis dari PCNU Sidoarjo
Hadir sebagai narasumber utama, Ketua LAZISNU PCNU Sidoarjo, Dodi Dliyaudin. Ia memaparkan agenda besar GIZNU serta langkah-langkah teknis dalam proses transisi manajemen menuju sistem Manager Area.
Pembahasan mencakup penguatan administrasi, pelaporan keuangan yang transparan, hingga optimalisasi pendayagunaan Koin NU agar manfaatnya semakin dirasakan jamaah. Kegiatan berlangsung khidmat dan interaktif, dengan antusiasme peserta yang aktif berdiskusi mengenai tantangan pengelolaan zakat di desa masing-masing.
“Kami ingin tidak hanya mandiri secara finansial, tetapi juga kompeten dalam administrasi dan mampu beradaptasi dengan teknologi yang ada,” ujarnya.
Dengan transisi ini, diharapkan LAZISNU di tingkat kecamatan hingga desa memiliki kewenangan dan kapasitas setara manajer profesional dalam mengelola potensi sosial ekonomi warga NU.
Fokus Program: Agenda Besar GIZNU
Ketua LAZISNU MWCNU Krembung, Ahmad Wahyudi, menekankan bahwa perubahan status menuju Manager Area bukan sekadar pergantian istilah, melainkan transformasi pola pikir dan peningkatan profesionalisme pengelolaan amanah umat.
“Perubahan status menuju Manager Area bukan sekadar istilah, melainkan peningkatan profesionalisme dalam mengelola amanah umat, khususnya dalam menyukseskan program Gerakan Infaq Shodaqoh Nahdlatul Ulama (GIZNU),” ungkap dosen Universitas NU Sidoarjo tersebut.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia NU CARE LAZISNU MWC Krembung atas dedikasi dan persiapan matang dalam menyukseskan kegiatan ini.
“Kelancaran transisi organisasi menuju sistem Manager Area ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh panitia. Semoga setiap peluh dan waktu yang dikorbankan menjadi catatan amal saleh dalam berkhidmat di jalan Nahdlatul Ulama,” imbuhnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Rais Syuriyah, Ketua Tanfidziyah, serta jajaran pengurus UPZIS Ranting se-Kecamatan Krembung atas kehadiran dan partisipasi aktif mereka.
“Sinergi ini menjadi fondasi kuat bagi kemajuan tata kelola filantropi jam’iyyah di wilayah kita. Semoga hasil bimtek ini segera diimplementasikan secara amanah demi kemaslahatan umat. Mari terus bergerak bersama dalam semangat GIZNU untuk mewujudkan kemandirian organisasi yang lebih profesional dan transparan,” pungkasnya.
0 Komentar